JunkFood

Sebuah trend makanan di zaman modern yang menarik kalangan remaja.

Makanan Timur

Tidak hanya diluar negeri, kini di daerah jawa timur seperti gresik pun banyak diperjualkan dan ramai peminat.

Breakfast

Cocok untuk mengisi perut di pagi hari

This is default featured slide 4 title

Sebuah malam yang menyegarkan ditambah dengan snack yang mengenyangkan

Steak

Potongan daging yang sempurna, dipanggang dengan cinta

Kamis, 26 Desember 2024

16 Makanan Khas Jawa Tengah yang Menggugah Selera


 

"Jawa Tengah termasuk provinsi yang memiliki kekayaan budaya, tradisi, dan kuliner yang menarik. Ada banyak makanan khas Jawa Tengah yang wajib Anda coba, apa saja?"

Perpaduan rasa manis, gurih, pedas, dan asam dalam berbagai hidangan tradisional Jawa Tengah selalu berhasil menarik perhatian para pecinta kuliner. Apakah Anda salah satunya?

Jangan lupa membawa cukup uang tunai saat ingin merasakan kelezatan makanan khas Jawa Tengah langsung dari daerah asalnya. Anda bisa menggunakan  yang memberikan bebas biaya tarik tunai.

16 Makanan Khas Jawa Tengah










Berikut beberapa makanan khas Jawa Tengah yang wajib dicoba, beserta kisaran harga terbarunya:

  1. Soto Kudus
  2. Soto kudus merupakan salah satu makanan khas Jawa Tengah yang terkenal dengan kelezatannya. Soto kudus identik dengan kuah kaldunya yang bening, ringan, dan segar.

    Kuah beningnya yang kaya rempah, suwiran ayam yang empuk, dan perkedel kentang yang gurih berpadu sempurna dalam mangkuk soto yang hangat. Tak heran, soto kudus menjadi favorit banyak orang.

    Satu porsi soto kudus biasanya dibanderol dengan harga mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 20.000. Harga ini sudah termasuk nasi putih, soto, dan perkedel.

  3. Garang Asem
  4. Garang asem merupakan makanan khas Jawa Tengah, khususnya daerah Kudus dan sekitarnya. Sup yang isiannya daging ayam atau ikan ini memiliki cita rasa asam khas dari penggunaan belimbing wuluh.

    Selain itu, rasa garang asem juga identik dengan pedasnya cabai rawit dan berbagai rempah-rempah yang menggugah selera. Tertarik mencobanya? Harga garang asem umumnya berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 30.000 per bungkus.

  5. Rondo Royal

  6. Rondo Royal adalah makanan khas Jawa Tengah yang dibuat dari fermentasi singkong dengan ragi khusus selama beberapa hari hingga mengeluarkan aroma khas dan berubah teksturnya.

    Perpaduan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam menciptakan sensasi unik saat menyantap jajanan ini. Rasa manis dan sedikit asam dari tape menambah cita rasa yang khas rondo royal.

    Anda dapat menemukan makanan khas Jawa Tengah ini di berbagai sudut kota Jepara, mulai dari pedagang kaki lima hingga pasar tradisional dengan harga mulai dari Rp 1.000 per biji.


  7. Getuk

  8. Hidangan yang terbuat dari singkong ini memiliki rasa yang manis dan legit, sehingga menjadi camilan favorit banyak orang.

    Getuk tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan manfaat dan kandungan gizi dari bahan utamanya. Harga gethuk relatif murah, berkisar Rp 5.000 hingga Rp 25.000 per kotak.

  9. Nasi Grombyang

  10. Nasi khas Pemalang ini sekilas tampak seperti rawon karena sama-sama memiliki kuah kehitaman dari kluwek. 

    Bedanya, nasi grombyang kuahnya lebih encer dan disajikan hanya dengan daun bawang dan taburan bawang merah. 

    Harga nasi grombyang terbilang cukup terjangkau. Anda bisa merasakan makanan khas Jawa Tengah ini dengan harga sekitar Rp 10.000 - Rp 15.000 per porsi.

     

  11. Soto Sokaraja

  12. Bepergian ke daerah Banyumas rasanya belum lengkap tanpa mencicipi nikmatnya Soto Sokaraja. 

    Soto Sokaraja merupakan sajian soto dengan ciri khas penggunaan ketupat, serta penambahan bumbu kacang yang gurih. Banyak rumah makan yang menyajikan Soto Sokaraja. 

    Di daerah asalnya, semangkuk soto sokaraja dibanderol dengan harga sekitar Rp 10.000 - Rp 15.000. Harga Soto Sokaraja mungkin sedikit lebih mahal di luar Banyumas.

     

  13. Tempe Mendoan

  14. Sesuai namanya, makanan khas Jawa Tengah ini terbuat dari tempe yang dibalut tepung dan digoreng setengah matang. Tempe mendoan memiliki tekstur renyah di luar, namun lembut di dalam.

    Harga makanan khas Jawa Tengah ini terbilang murah dan terjangkau. Anda bisa menemukan tempe mendoan di warung makan, kedai kopi, atau bahkan di gerobak kaki lima dengan harga mulai dari Rp 1.000 per potong.

     

  15. Nasi Gandul

  16. Nasi gandul adalah nasi putih yang disiram dengan kuah berbumbu kluwek dan daging sapi yang empuk. Makanan khas Jawa Tengah ini berasal dari daerah Pati yang disajikan dengan perkedel, tempe goreng, dan sambal.

    Asal usul nama nasi gandul cukup menarik. Dalam bahasa Jawa, gandul memiliki arti menggantung. Dinamakan demikian karena para penjual nasi gandul dahulu menjajakan dagangannya dengan cara dipikul.

    Jika ingin mencoba nasi gandul, Anda dapat menemukannya di daerah asalnya, yaitu Pati. Di sana, banyak warung makan sederhana yang menyajikan nasi gandul dengan harga mulai dari sekitar Rp 10.000.

     

  17. Mie Ongklok

  18. Makanan khas Jawa Tengah selanjutnya yang wajib dicoba adalah mie ongklok. Hidangan ini berasal dari daerah Wonosobo yang menjadi salah satu daya tarik utama daerah ini.

    Mie ongklok terbuat dari mie kuning basah yang disajikan dengan kuah kental berbahan dasar ebi dan kol. Kuahnya memiliki rasa gurih dan sedikit manis yang khas. 

    Seporsi mie -ongklok biasanya dilengkapi dengan potongan daun kucai, dan sate sapi sebagai pelengkap. Anda bisa menemukan mie ongklok mulai dari harga Rp 10.000 hingga Rp 20.000 per porsi.


     

  19. Lumpia Semarang

  20. Lumpia Semarang menjadi salah satu ikon makanan khas Jawa Tengah yang wajib Anda coba. Perpaduan renyah kulit lumpia dan isian gurih rebung, telur, dan daging ayam atau udang menjadikannya banyak dicari oleh wisatawan.

    Bagi Anda yang ingin menikmati makanan khas Jawa Tengah ini saat menjelajahi wisata Semarang, kedai kaki lima dan warung makan tradisional adalah pilihan tepat. 

    Di tempat-tempat ini, Anda bisa menemukan lumpia dengan harga harga bersahabat mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per biji.

     

  21. Wajik

  22. Penggemar makanan manis wajib mencoba makanan khas Jawa Tengah yang satu ini. Di Jawa Tengah, wajik bukan sekadar jajanan biasa, tetapi juga bagian dari tradisi dan budaya yang diwariskan turun-temurun.

    Wajik khas Jawa Tengah memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis legit. Warna kuningnya yang khas berasal dari gula Jawa yang digunakan dalam pembuatannya.

    Wajik mudah ditemukan di berbagai daerah di Jawa Tengah. Beberapa sentra wajik yang terkenal antara lain Magelang, Wonosobo, dan Semarang dengan harga mulai dari Rp 10.000 per bungkusnya.

     

  23. Brem

  24. Makanan khas Jawa Tengah yang satu ini ini terbuat dari sari tape singkong yang difermentasi dan dikeringkan. Rasanya yang manis legit dan teksturnya yang unik membuat brem digemari banyak orang.

    Brem banyak dijumpai di berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Wonogiri, Madiun, dan Yogyakarta. Masing-masing daerah memiliki ciri khasnya sendiri dalam pembuatan brem, sehingga menghasilkan rasa yang berbeda.

    Harga brem terbilang cukup terjangkau, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 50.000 per bungkus. Anda bisa membeli makanan khas Jawa Tengah ini dengan mudah di toko oleh-oleh.

     

  25. Bakmi Jawa

  26. Bakmi Jawa merupakan salah satu hidangan mie dengan cita rasa yang menggugah selera para pecinta kuliner. Perpaduan mie kuning, ayam suwir, telur, kol, dan bumbu rempah menciptakan sensasi lezat yang tak terlupakan.

    Harga bakmi Jawa di Jawa Tengah terbilang cukup ramah di kantong. Di warung kaki lima, Anda bisa menikmati semangkuk bakmi Jawa dengan harga sekitar Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per porsinya.

     

  27. Tongseng

  28. Bagi pecinta kuliner pedas, tongseng adalah pilihan makanan khas Jawa Tengah yang tepat untuk memanjakan lidah. Tongseng terbuat dari daging kambing dan berbagai rempah-rempah.

    Berbeda dengan gulai, tongseng menggunakan bumbu rempah yang lebih berani dan proses memasak lebih singkat. Tongseng biasanya disajikan dengan nasi hangat, irisan kol, tomat, dan sambal.

    Anda bisa menemukan makanan khas Jawa Tengah yang satu ini di warung kaki lima dengan harga mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per porsinya.

     

  29. Nasi Megono

  30. Sajian nikmat khas daerah Pekalongan, Jawa Tengah ini merupakan olahan nasi yang disajikan bersama cacahan nangka muda yang telah dimasak dengan rempah-rempah.

    Makanan khas Jawa Tengah ini mudah ditemukan di hampir semua warung kaki lima dan restoran di daerah Pekalongan dengan harga sekitar Rp 20.000 per porsi.

     

  31. Tengkleng Gajah

  32. Makanan khas Jawa Tengah ini bukan daging gajah, melainkan tulang daging kambing dalam porsi besar yang disajikan dengan kuah gurih dan bersantan.

    Di warung Tengkleng Gajah, Anda bisa memesan menu seperti tengkleng gajah, tengkleng kuah gule, atau tengkleng gajah sambal bawang.

    Tengkleng Gajah berlokasi di Jalan Kaliurang KM 9,3, Minomartani, Sleman dengan harga seporsi mulai dari Rp 30 ribuan.

Berburu berbagai makanan khas Jawa Tengah di atas bisa menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Namun, pastikan Anda sudah membawa cukup uang tunai sebelumnya.

10 Makanan Khas Jawa Barat, Adan Seblak yang Lagi Viral

 


Berikut ini 10 makanan khas asal kota Jawa Barat yang terkenal karena kelezatannya yang harus Anda coba. Ada seblak yang lagi viral.

19 Juni 2023 | 10.19 WIB


Image of Tempo
Perbesar
Resep kwetiau seblak bakso. Tabloidbintang.com

TEMPO.COJakarta - Kekayaan makanan Nusantara sudah banyak dinikmati dan diakui oleh kelas internasional karena keunikan yang khas di lidah. Di Jawa Barat tanah Sunda, Anda tentu sudah familiar dengan makanan yang khas dari olahan aci. Antara lain, seblak pedas favorit para kaum hawa. Ternyata bukan olahan aci saja. Jawa Barat yang luas, memberi keestetikan kuliner tradisional yang jarang Anda temui di daerah sendiri. Berikut ini 10 makanan khas asal kota Jawa Barat yang terkenal karena kelezatannya yang harus Anda coba.

1. Tutug Oncom (Tasikmalaya)

Tasikmalaya memiliki makanan yang sudah melegenda yang sudah ada di antara tahun-tahun kemerdekaan Indonesia datang. Pada tahun 1940-an makananan Tasikmalaya bernama oncom menjadi makanan favorit para kaum jelata untuk bertahan hidup.

Oncom termasuk produk fermentasi dengan bahan baku bungkil kacang tanah atau ampas tahu. Kemudian, warna spora kacang yang terbentuk, akan menghasilkan oncom merah dan  hitam. Tahun modern menghasilkan kreasi oncom yang lebih sehat dan lezat. Tutug oncom yang Anda beli, akan disajikan dengan nasi, ayam goreng, telur dadar, dan rangkain lauk-pauk khas nusantara lainnya.

2. Asinan (Bogor)

Makanan khas Jawa Barat yang kedua ini mungkin masih terdengar samar-samar. Pasalnya, beberapa daerah yang bisa Anda temui memiliki makanan khas asinan. Seperti Jakarta dengan asinan asli Betawi, Sumatera dengan asinan rambutan, hingga Manado dengan asinan gohu-nya.

Baca berita dengan sedikit iklan,klik di sini

Ciri khas yang membedakan dari asinan Bogor adalah bumbu kuah pedas dari cabai merah asli akan menyirami asinan buah dan sayur di setiap sajiannya. Jika Anda kurang menyukai sayur, maka bisa membeli asinan buah saja karena biasanya asinan ini terjual terpisah.

3. Peuyeum (Bandung)

Pernahkah Anda mendengar lagu Peuyeum Bandung yang dilantunkan oleh penyanyi asal Sunda Nining Meida? Lagu ini menyebut makanan khas peuyeum Bandung yang memang sudah terkenal untuk dijadikan buah tangan ke kampung halaman. Peuyeum termasuk salah satu makanan olahan singkong. Lalu, difermentasi dengan cita rasa yang khas.

4. Seblak (Kembang)

Seblak makanan khas Jawa Barat memiliki banyak varian. Sayangnya, para pecinta seblak, makanan yang sangat diburu oleh kaum hawa ini memiliki sejarah yang cukup tua. Seblak berasal dari kota Kembang, Jawa Barat yang sudah ada sejak tahun 1990-an. Bau khas rempah seblak sangat membuat lidah lengket karena bumbu cikur (kencur)  dan pedas cabai akan mendominasi dengan panasnya sajian. Dengan demikian, makanan yang berasal dari kata segak dan nyegak ini bisa Anda sebut seblak. 

5. Sate Maranggi (Purwakarta)

Sate maranggi terbuat dari potongan daging sapi yang dibentuk dadu. Sate maranggi berasal dari Purwakarta, Jawa Barat. Meski demikian, banyak yang mencatat bahwa sate maranggi ini salah satu kuliner asli Jawa Tengah. Maranggi, terkenal dengan rasanya yang pedas. Setiap gigitan daging sapinya memiliki citra bumbu marinasi yang khas rempah dankecap manis. Anda bisa menikmati sate ini dengan sambal tomat dan sambal oncom.

6. Geco (Cianjur)

Makanan khas Jawa Barat selanjutnya adalah geco Cianjur. Geco ini biasa disajikan dengan tauge yang disiram dengan kuah tauco atau bumbu fermentasi kacang kedelai dan cuka lahang atau fermentasi dari air nira. Dengan demikian, akan menghasilkan cita rasa gurih serta sedikit manis dan asam. Jika belum familiar dengan geco, maka Anda bisa mengira makanan ini adalah kupat tahu. Namun, geco akan terasa berbeda pada bumbu dan kuahnya. Sajian geco kemudian dicampur dengan tahu goreng, potongan ketupat, mie aci atau glosor, potongan kentang, dan telur ayam rebus. 

7. Burayot (Garut)

Burayot kue basah Garut, akan diproses dengan cara digoreng sebentar. Burayot, terbuat dari  tepung beras, gula merah, dan kacang tanah. Tentu Anda bisa menebak rasa yang dihasilkan dari olahan ini! Menurut silsilah kata, burayot berasal dari kata Burayot yang berarti menggantung. Pasalnya, saat ditiriskan burayot harus digantung dengan ditusuk pada bambu kecil.

8. Gombyang Manyung (Indramayu)

Indramayu, Jawa Barat memiliki makanan khas bernama gombyang manyung atau pindang manyung. Berasal dari kepala ikan manyung yang dibumbui pindang (digarami atau diasapi). Makanan khas Sunda ini berasal dari kata gombyang yang berarti besar ukurannya. Karena memang satu porsi gombyang manyung akan disajikan dengan setengah dari kepala ikannya yang besar.

9. Empal Gentong (Cirebon)

Empal gentong makanan khas Jawa Barat bisa Anda coba keaslian cita rasanya di Cirebon. Empal gentong termasuk makanan berkuah yang sekilas mirip dengan gulai. Namun, empal gentong Cirebon berasal dari daging sapi. Empal akan dimasak langsung di dalam gentong tanah liat sehingga rasanya cukup kontras di lidah dibanding dengan gulai.

10. Cireng (Bandung)

Cireng atau aci digoreng ini sudah bukan makanan yang asing terutama pada gorengan gurih yang sangat dinikmati oleh masyarakat. Cireng yang Anda nikmati akan terbuat dari tepung kanji. Cireng khas Bandung, Jawa Barat, biasanya akan disajikan dengan sambal rujak atau sambal pedas manis. Cireng pun memiliki variasi seperti cireng isi ayam pedas hingga cokelat.